Dalam busana kehausan akan seorang kawan,,
ku terdiam dalam bintik-bintik kesepian,
terpaku berjalan menyusuri lorong-lorong kosong dalam hati yang sendirian...
ketika diri lunglai ini berada dalam selimut sang dewi malam,
berselonjor menikmati kerlap-kerlip bintang yang terang...
mencoba membebaskan diri dari penjajah bernama kesendirian...
ku harus sadar dunia ini belum hilang, belum terbuang dan belum pula menggarang...
pelangi itu belum pudar, hidup ini masih berjalan, bola dunia masih berorbit dalam lintasannya...
jika menyimakkan kata orang, maka kerdil hati akan menjadi bayang-bayang suram.,
dunia ini milikku,,,,
ketika ku tak menangis di depan mereka yang ingin menjatuhkan hidupku,
ketika ber-raut ria di depan mereka yang memberi tangannya untukkku...
ketika ku bisa menggenggam tangan-tangan yang menghapus air mataku....
Diriku ini milikku...
ku masih punya impian yang bisa membuat ku menerbangkan sejuta harapan,,
meracik sepotong demi sepotong gerakan dalam ikhtiar...
menjadi sebuah hidangan berasakan senyuman..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar